Editorial Policies

Focus and Scope

Jurnal Hukum dan Peradilan menerima naskah hasil penelitian atau kajian pemikiran yang spesifik berkaitan dengan pengembangan peradilan dan permasalahan atau isu-isu hukum yang bersifat aktual.

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

Jurnal Hukum dan Peradilan reviewing policies are:

 

  • Every submitted paper will be reviewed by at least one peer-reviewers.
  • Reviewers are unaware of the identity of the authors, and authors are also unaware of the identity of reviewers (Double Blind Review Method). 
  • Reviewing process will consider novelty, objectivity, method, scientific impact, conclusion, and references.
Kebijakan review pad Jurnal Hukum dan Peradilan yaitu:
  • Setiap naskah akan direview sekurang-kurangnya oleh satu orang mitra bestari.
  • Mitra bestari tidak mengetahui identitas penulis dan penulis juga tidak mengetahui identitas mitra bestarinya (Double Blind Review Method).
  • Proses review akan mempertimbangkan kebaruan, objektivitas, metode, dampak ilmiah, kesimpulan, dan rujukan.
  • Menghindari komentar atau kritik yang bersifat pribadi.

 

Publication Frequency

Jurnal Hukum dan Peradilan merupakan majalah ilmiah yang diterbitkan oleh Puslitbang Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI. Jurnal ini terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juli dan November.

 

Open Access Policy

Jurnal Hukum dan Peradilan provides an immediate open access to its content on the principle to make research is freely available for the public to support a greater global exchange of knowledge. The users do not have to be registered and log in to view the journal site or to view open access content.

Jurnal Hukum dan Peradilan memberikan akses terbuka langsung ke kontennya berdasarkan prinsip untuk membuat penelitian tersedia secara bebas agar masyarakat dapat mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Pengguna tidak harus terdaftar dan masuk untuk melihat situs jurnal dan konten-kontennya.

 

Archiving

OJS sistem LOCKSS berfungsi sebagai sistem pengarsipan terdistribusi antar-perpustakaan yang menggunakan sistem ini dengan tujuan membuat arsip permanen (untuk preservasi dan restorasi). Lanjut...

 

This journal also have a duty to store the digital archive to Center For Scientific Documentation and Information, Indonesian Institue Of Sciences (PDII LIPI) via ISJD (http://isjd.pdii.lipi.go.id)

 

Article Processing Charges

Every article submitted to Jurnal Hukum dan Peradilan will not have any 'Article Processing Charges'. This includes submission, editing, publishing, maintaining and archiving, and allows immediate access to the full-text versions of the articles.

Setiap artikel yang diajukan kepada Jurnal Hukum dan Peradilan tidak dikenakan Biaya dalam setiap prosesnya. Proses tersebut terdiri dari pengajuan, pengeditan, penerbitan, pemeliharaan dan pengarsipan serta dibuka akses untuk membuka versi teks utuh dari setiap artikel.

 

Screening for Plagiarism

Article submitted to Jurnal Hukum dan Peradilan will be screened for plagiarism using basic check by Editor and Reviewer and using Grammarly plagiarism screening service. Jurnal Hukum dan Peradilan will immediately reject papers leading to plagiarism or self-plagiarism.

Setiap artikel yang diajukan pada Jurnal Hukum dan Peradilan akan dilakukan pemeriksaan plagiarisme melalui pengecekan editor dan mitra bestari serta menggunakan layanan pendeteksi plagiarisme Grammarly.

 

References Management

Setiap artikel yang dikirimkan ke Jurnal Hukum dan Peradilan harus menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley, Zootero atau EndNote dan aplikasi lain sejenisnya.